Taharah (bersuci)

Diposkan oleh Fafha Huriyyah

Mengenal alat2 Bersuci

Di dunia ini ada bermacam2 alat yang di gunakan bias digunakan untuk bersuci, seperti air, debu, dan batu.Air, dapat di gunakan untuk berwudhu dan membersihkan diri dari najis (kotoran). Misalnya, ketika kamu kena air kencing adik ayau kamu tiba-tiba menginjak kotoran kucing, maka kamu membersihkannya dengan air. Kamu juga bias menggunakan batu untuk membersihkan diri setelah buang air kecil atau besar. Membersihkan dengan batu ini bias di sebut istinja’.

Mengapa batu dapat digunakan sebagai alat bersuci?Sebab, batu memiliki sifat “meresap” najis. Dengan catatan, batu itu harus dalam keadaan kering dan suci. Batu tersebut dapat di pakai karena memang dalan kondisi tak ada air, misalnya, kala musim kemarau panjang.

Kamu juga biasa menggunakan debu sebagai alat bersuci pengganti air. Kita menyebutnya dengan tayamum. Misalnya, karena tidak ada air atau kamu terluka dan tidak boleh terkena air, maka kamu dapat berwudhu dengan menggunakan debu yang suci. (keterangan tentang istinja’ dan tayamum akan di bahas tersendiri).

Air untuk bersuci di bagi menjadi 4 macam yaitu;

1. Air suci dan menyucikan

Air suci dan menyucikan adalah aor murni, tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak bercampur dengan bahan lain. Air ini bias digunakan untuk wudhu dan mandi besar (jinabat). Ada juga air suci dan menyucikan, tapi makruh(buruk, sebaiknya di hindari untuk di gunakan). Misalnya, air yang tekena matahari sehingga menjadi panas, kecuali air itu berada di dalah wadah emas atau perak. Air itu pana terkena matahari bias juga digunakan bersuci bila dibiarkan dingin terlebih dahulu.

Air yang suci dan menyucikan ialah air yang turun dari langit atau keluar dari bumi yang belum di pakai untuk bersuci, di antaranya air hujan, air sumur, air laur, air sungai, air salju, air telaga, dan air embun.

2. Air suci tapi tidak mensucikan

Air ini sengaja di campur dengan benda2 suci lain hingga berubah sifat2nya, seperti air the, air kopi, air susu, tinta, ait gula, air jeruk, dan sebagainya.Air ini tetap suci dan bias di manfaatkan, semisal air the atau kopi untuk di minum, tapi tidak bisa di gunakan untuk bersuci. Tentu lucu ya kalo kamu cuci muka pakai air gula, nanti malan wajahmu di krubuti semut,,! Hahaha.,.,.,.,.

3. Air bekas

Air bekas maksudnya adalah air bekas bersuci. Misalnya, bekas air wudhu, mandi, atau mencuci. Air ini tidak bisa digunakan untuk bersuci lagi. Tidak higienis dan kotor. Apalagi, air yang tercampur dengan benda2 najis, seperti bangkai, darah, air seni sehingga berubah warna, rasa, dan baunya.

4. Air Najis

Air najis adalah air yang terkena najis, sedangkan air itu kurang dari dua kulah. Atau, lebih dari dua kulah, tetapi beribah rasa, warna, dan baunya.


dikutib dari buku "AKU ANAK HEBAT"
penerbit "DIVE Press"